Senin, 21 Sep 2026

‎Dengan Segelas Kopi Perkumpulan SURAPATI,TNI-POLRI dan Masyarakat Gundih – Surabaya Bersinergi

admin
21 Sep 2026 11:31
3 menit membaca

Lenteraindonesia.id || SURABAYA, -Sinergi adalah Membangun dan memastikan hubungan kerjasama yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan, untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkualitas. Tujuan Sinergi adalah mempengaruhi perilaku secara individu maupun kelompok untuk saling berhubungan, melalui dialog dengan semua golongan, dimana persepsi, sikap dan opininya penting terhadap suatu kesuksesan.

‎Seperti yang kerap dilakukan oleh Perkumpulan SURAPATI,TNI-POLRI di wilayah kelurahan Gundih kecamatan Bubutan Kota Surabaya tepatnya di jalan Margorukun yang selalu berdekatan dengan masyarakat dalam teritorialnya. Bang Jauhari atau biasa di panggil paman Heri selalu Pembina , Bang Sony Safa’at SH. MH atau biasa di panggil Bang Sambo salah satu kuasa hukum SURAPATI yang nyentrik yang selalu sinergi dalam setiap kegiatan bersama Polsek Bubutan, yang kebetulan di hadiri Aiptu Fauzan sedang dari TNI di hadiri Sertu Pramuhadi dan Sertu Eko Wahyu yang selalu memprioritaskan
‎”Guyub Rukun” bersama warga setempat dan yang menjadi tradisi setiap harinya adalah Ngopi untuk mencari inspirasi, menjaring aspirasi serta mencari solusi dalam setiap ada permasalahan demi menjaga NKRI (21/09/26).

‎Ketua Surapati Nurhasan menyampaikan bahwa, “Sinergi adalah saling mengisi dan melengkapi perbedaan untuk mencapai Hasil Lebih Besar daripada Jumlah bagian per bagian. Konsep ber-Sinergi diantaranya adalah Ber-Orientasi pada Hasil dan Positif, Perspektif beragam mengganti atau melengkapi Paradigma , Saling Bekerjasama dan ber-Tujuan Sama serta adanya Kesepakatan.”

‎Man Heri selalu pembina juga menambahkan, Melalui Sinergi, kerjasama dari Paradigma (Pola Pikir) yang berbeda akan mewujudkan hasil Lebih Besar dan Efektif sehubungan Proses yang dijalani menunjukkan Tujuan yang Sama dan Kesepakatan demi Hasil Positif”.

‎Nampak indah dipandang mata saat Masyarakat dari berbagai komunitas, organisasi dan pribadi yang sangat akrab dalam canda gurai bertanda tidak adanya kesenjangan yang dijembatani dengan ngopi bareng bersama TNI-POLRI dan Masyarakat.Ber-Sinergi berarti Saling Menghargai Perbedaan Ide, Pendapat dan bersedia saling berbagi. Ber-Sinergi tidak mementingkan diri sendiri, namun berpikir menang-menang dan tidak ada pihak yang dirugikan atau merasa dirugikan.  Ber-Sinergi bertujuan memadukan bagian-bagian terpisah.

‎”Kenikmatan kopi dan semangko bakso bukan hanya terletak pada rasa, tetapi juga momen saat menikmatinya. Minuman dan makanan ini kurang nikmat jika diminum dirumah atau sendiri, menikmati minuman ini sangat identik dengan nuansa kebersamaan dalam sebuah tempat atau warung kopi biasa dikenal dengan istilah ngopi..”kata Aiptu Fauzan Babhinkamtinas yang setiap hari selalu ngopi jadi tradisi.

‎Begitu juga Bang Sony yang selalu menyisihkan waktu disela kegiatannya hanya dengan segelas kopi seseorang bisa duduk berjam-jam lamanya, bukan karena rasanya, melainkan karena kebersamaan yang melarutkan seseorang dalam sebuah kenyamanan  sehingga kopi dinikmati dengan sebuah ketenangan” ungkap.

‎Kebersamaan saat ngopi berbeda dengan kebersamaan kerja atau bisnis. Disini tidak ada sekat pangkat, jabatan ataupun materi, semua duduk sama rata dengan hak yang sama, inilah kebersamaan yang membedakan suasana ngopi dengan suasana lain. Ketika kita bisa duduk sama rata, bukan hanya sekat pangkat, jabatan atau materi yang akan hilang, bahkan perbedaan suku, ras dan agama akan melebur menjadi satu dalam kehangatan segelas kopi dan semangko bakso Inilah kenikmatan yang perlu kita pertahankan, yaitu menyatukan semua perbedaan.

Editor : Arif

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *