Jumat, 18 Sep 2026

LKKNU BERSAMA DP3AK SURABAYA Bangun RW Responsif Gender, Wujudkan Lingkungan Ramah Perempuan dan Peduli Anak Menuju Generasi Emas 2045

admin
13 Sep 2026 05:09
2 menit membaca

Lenteraindonesia.id || SURABAYA — Membangun generasi berkualitas tidak cukup hanya melalui pendidikan. Lingkungan tempat anak tumbuh dan perempuan menjalani kehidupan juga harus aman, setara, dan memberikan ruang untuk berkembang.

Semangat inilah yang mengemuka dalam Pembinaan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) serta RW Responsif Gender se-Kota Surabaya yang dilaksanakan di Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Bulak.

Kegiatan ini menghadirkan Ibu Tutus Alriani dari PC LKKNU Kota Surabaya sebagai narasumber utama. Pembinaan menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga, masyarakat, dan perangkat kewilayahan dalam menciptakan lingkungan yang responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak.

KRPPA bukan sekadar label sebuah kelurahan. Ia harus hadir dalam tindakan nyata: perempuan didengar dan diberdayakan, anak dilindungi, kekerasan dicegah, serta setiap warga memiliki ruang yang aman dan setara.

RW sebagai lingkungan terdekat dengan masyarakat memiliki posisi strategis untuk membangun kepedulian tersebut. Dari tingkat RW, berbagai persoalan dapat dikenali lebih dini, dicegah bersama, dan dicarikan solusi melalui kolaborasi.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045. Sebab, generasi emas tidak lahir secara instan. Mereka tumbuh dari keluarga yang sehat, lingkungan yang aman, serta masyarakat yang peduli dan mau mengambil peran.

Karena itu, kolaborasi LKKNU bersama DP3AK Surabaya perlu terus diperkuat dan diterjemahkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat.

Jangan menunggu masalah menjadi besar untuk peduli. Jangan menunggu anak menjadi korban untuk melindungi. Mari mulai dari keluarga, dari RT dan RW, dari lingkungan kita sendiri.

Perempuan berdaya, anak terlindungi, lingkungan responsif—dari sanalah Generasi Emas 2045 kita siapkan.

 

Editor : Nasir

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *