Kamis, 28 Mei 2026

Idul Adha 1447 H, Keluarga Besar Syaiful Bahri dan Hari Cahyono Tebar Kepedulian Melalui Qurban 600 Kilogram

admin
28 Mei 2026 09:32
2 menit membaca

Lenteraindonesia.id || SURABAYA,- Semangat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penuh berkah bagi keluarga besar Bapak Syaiful Bahri dan Bapak Hari Cahyono yang melaksanakan penyembelihan hewan qurban seekor sapi berbobot sekitar 600 kilogram di Jalan Gading Karya Gang 6 Nomor 5, Surabaya, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dengan dipimpin oleh H. Ismail, S.Ag., sementara proses penyembelihan hewan qurban dilaksanakan oleh Ustadz Umar sesuai syariat Islam.
Lantunan takbir menggema mengiringi pelaksanaan ibadah qurban:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi Allah.”

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, panitia membagikan sebanyak 200 kupon daging qurban kepada warga sekitar, tetangga, serta keluarga. Pembagian dilakukan secara tertib agar masyarakat dapat menerima manfaat qurban dengan aman dan merata. Setiap penerima memperoleh sekitar dua kilogram daging sapi qurban.

Adapun nama keluarga yang turut berqurban dalam kegiatan tersebut yakni:

1. Bapak Syaiful Bahri

2. Hari Cahyono

3. Nur Aminah

4. Nur Aisyatul Badriah

5. Bilqis Nur Zahira

Dalam pelaksanaan kegiatan itu, Bapak Hari Cahyono yang diketahui sebagai pemilik PT. IOSH (Indonesia Ofisial Sertifikasi Hutama) juga turut mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.

Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan qurban, namun juga menjadi pengingat tentang ketakwaan, pengorbanan, dan keikhlasan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap semangat kebersamaan dan gotong royong terus terjaga di lingkungan warga. Nilai “memanusiakan manusia” pun menjadi pesan penting dalam kehidupan sosial, yakni memperlakukan sesama dengan hormat, adil, penuh kasih sayang, serta menjaga martabat manusia sebagai ciptaan Allah SWT.

 

Editor : Tim

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *