Jumat, 24 Jul 2026

Dzikir Mujahadah Thoriqoh Syadziliyyah, Mas Sayyid Syahriar Pimpin Munajat Kedamaian Bangsa

admin
22 Jan 2026 04:59
3 menit membaca

LenteraIndonesia.id || Surabaya – Mabes Yayasan Majelis Al-Mubarok Surabaya kembali menggelar Selapan Rutin Dzikir Mujahadah Thoriqoh Syadziliyyah dengan mengusung tema “Munajatkan Doa untuk Kedamaian Bangsa”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu malam Kamis Legi, 21 Januari 2026, ba’da salat Isya hingga selesai, bertempat di Mabes Yayasan Majelis Al-Mubarok, Jalan Simorejo XI No. 24, Surabaya.

Dzikir Mujahadah Thoriqoh Syadziliyyah ini dipimpin langsung oleh Mas Sayyid Maulana Syahriar.

Dalam pelaksanaannya, beliau menekankan pentingnya dzikir, mujahadah, dan doa bersama sebagai ikhtiar lahir dan batin dalam menjaga ketenangan jiwa serta memperkuat kedamaian bangsa.

Selain rangkaian dzikir dan mujahadah, acara juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Mas Sayyid Maulana Syahriar.

Kehadiran beliau diharapkan mampu memberikan pencerahan spiritual serta menambah semangat jamaah dalam memperdalam keilmuan dan pengamalan ajaran Islam.

Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh Majelis Al-Mubarok Surabaya, Gus Barok, menyampaikan bahwa kegiatan dzikir dan doa bersama ini merupakan wujud nyata cinta kepada tanah air.

Dzikir dan doa bersama ini bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga sebagai bentuk cinta kita kepada bangsa dan negara.

Dengan bermunajat, kita berharap Allah SWT senantiasa memberikan kedamaian, keselamatan, dan keberkahan bagi bangsa Indonesia,” ujar Gus Barok.

Ia menambahkan bahwa majelis dzikir ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat spiritualitas jamaah.

Semoga seluruh jamaah yang hadir senantiasa diberikan keistiqomahan, kesehatan, rezeki yang barokah, serta selalu berada dalam lindungan Allah SWT,” tambahnya.

Kegiatan Dzikir Mujahadah Thoriqoh Syadziliyyah ini rutin digelar setiap selapan atau 35 hari sekali dan selalu mendapat antusiasme tinggi dari jamaah yang hadir dari berbagai wilayah.

Dalam suasana majelis yang khusyuk, Mas Sayyid Maulana Syahriar mengajak jamaah merenungi kembali makna peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum agung yang melahirkan perintah salat. Ia menegaskan bahwa salat bukan sekadar rangkaian gerakan fisik, melainkan inti ibadah dan sarana utama komunikasi spiritual antara hamba dengan Allah SWT, sekaligus pembeda hakiki antara manusia dan makhluk lainnya.

Menurut Kitab Tanqihul Qaul al-Hatsits karya Syekh Nawawi Al-Bantani, ia menjelaskan bahwa setiap gerakan dan bacaan salat memiliki makna serta hikmah tersendiri. Bacaan Al-Fatihah dan Basmalah dalam setiap waktu salat—mulai Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib hingga Isya—mengandung pesan spiritual yang berbeda-beda.

Ia mencontohkan, dalam salat, ketika lisan melafalkan kalimat-kalimat suci, hati seharusnya diiringi dengan rasa syukur, karena setiap salat memiliki esensi yang membentuk ketenangan dan ketakwaan seorang hamba.

Lebih lanjut, Mas Sayyid menjelaskan hakikat doa sebagaimana termaktub dalam Kitab Tanqihul Qaul al-Hatsits.

Menurutnya, doa merupakan inti ibadah dan bentuk komunikasi mendalam antara seorang hamba dengan Allah SWT, sebagai pengakuan atas ketaatan dan kelemahan manusia di hadapan-Nya.

Doa menjadi wujud penghambaan total yang mendekatkan diri kepada Allah, mencakup permintaan, permohonan, serta pengungkapan segala hajat.

Ia menegaskan bahwa doa adalah senjata kaum mukmin untuk memohon pertolongan Allah SWT, sehingga berdoa merupakan ibadah utama yang harus ditujukan semata-mata hanya kepada-Nya.

Dalam tausiyah penutupnya, Mas Sayyid Maulana Syahriar mengingatkan agar umat Islam tidak terlalu banyak menuntut dalam doa.

Menurut pandangan Imam Al-Ghazali, ia menyampaikan bahwa berbagai kesulitan hidup yang dialami manusia kerap bersumber dari perilaku dan sikap diri sendiri.

Oleh karena itu, melalui salat dan doa yang benar, manusia diajak untuk menata hati, memperbaiki diri, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

Editor : Tim

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *