
Lenteraindonesia.id || BANGKALAN – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat. Pada Minggu, 26 Juli 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, warga meresmikan sekaligus memanfaatkan jembatan penghubung yang dibangun secara swadaya untuk menghubungkan Desa Pandan Lanjang dan Desa Binoh, yang berada di dua kecamatan berbeda.
Pembangunan jembatan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp70 juta yang seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat. Warga bergotong royong menyumbangkan tenaga, waktu, material, dan dana demi terwujudnya akses yang selama ini sangat dibutuhkan.
Keberadaan jembatan ini menjadi akses vital bagi masyarakat karena menghubungkan berbagai aktivitas penting, seperti menuju pasar, masjid, sekolah, serta memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian maupun perdagangan antar desa.
Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan wujud kepedulian dan kekompakan warga dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur yang belum tersedia secara memadai.
“Kami membangun jembatan ini dengan semangat gotong royong. Harapannya, masyarakat dari kedua desa dapat beraktivitas dengan lebih mudah, aman, dan perekonomian warga semakin meningkat,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap keberadaan jembatan tersebut, baik melalui peningkatan kualitas konstruksi maupun perawatan secara berkala agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pembangunan jembatan swadaya ini menjadi bukti bahwa semangat persatuan dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Editor : Nasir
Tidak ada komentar