Rabu, 30 Sep 2026

Polrestabes Kembali Menerapkan Tilang Manual Bagi Pengguna Jalan Yang Melanggar Lalu Lintas

admin
28 Sep 2026 09:04
2 menit membaca

Lenteraindonesia.id || Surabaya,-Mulai hari ini, pengendara di Kota Surabaya harus kembali lebih waspada. Polrestabes Surabaya menerapkan tilang manual bagi pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Kebijakan tersebut mulai diberlakukan Senin (28/9/2026). Polisi memutuskan kembali melakukan penindakan secara langsung setelah melihat masih banyak pelanggaran lalu lintas di sejumlah titik.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan bahkan mengakui kondisi lalu lintas di beberapa lokasi sudah cukup memprihatinkan.

“Kita harus akui, semenjak tidak ada tilang manual, arus lalu lintas terutama di beberapa titik ini memang sudah keterlaluan. Pelanggarannya nyata dan itu sangat membahayakan, tidak saja pada pengemudi yang bersangkutan, tetapi juga kepada pengguna jalan yang lain,” ujar Luthfie dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @luthfie.daily.

Salah satu pelanggaran yang banyak ditemukan adalah pengendara yang berhenti melewati atau berada di depan marka ketika lampu lalu lintas berwarna merah.

Menurut Luthfie, kebiasaan tersebut dapat membahayakan pengguna jalan lain. Karena itu, polisi akan melakukan penilangan secara manual terhadap pelanggaran yang terlihat secara kasat mata dan dinilai membahayakan keselamatan.

“Mulai hari ini saya tetapkan, untuk pelanggaran-pelanggaran yang kasat mata dan membahayakan akan kita lakukan penilangan secara manual. Mohon ini didukung demi ketertiban Kota Surabaya yang kita cintai ini,” kata Luthfie.

Namun, penerapan tilang manual tersebut juga disertai penegasan agar kewenangan anggota di lapangan tidak disalahgunakan.

Luthfie meminta setiap proses penilangan diketahui oleh perwira. Menurutnya, hal itu diperlukan agar penindakan berjalan transparan dan benar-benar efektif.

“Tilang itu harus diketahui oleh perwira. Nggak boleh, nggak ada itu. Supaya kita yakin tujuan penilangan itu betul-betul efektif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila tilang manual sampai disalahgunakan oleh anggota.

“Tujuan kita adalah memberi keyakinan para pengguna jalan itu terjamin keselamatannya. Dan saya tekankan juga, tilang tidak boleh nanti disalahgunakan. Begitu disalahgunakan, saya akan ambil tindakan tegas betul kepada anggota ini,” katanya.

 

Editor : Shohe

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *